Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku caring dan komunikasi interpersonal perawat terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit Bunda Mulia Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei dan analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian melibatkan pasien TB Paru yang menjalani pengobatan di rumah sakit tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik perilaku caring maupun komunikasi interpersonal memiliki kontribusi yang sama terhadap kepatuhan pasien, dengan nilai koefisien beta sebesar 0,059 pada kedua variabel. Berdasarkan hasil analisis statistik, perilaku caring dan komunikasi interpersonal memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan pasien, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,026 dan 0,031. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa rumah sakit perlu memperkuat pelatihan perilaku caring dan keterampilan komunikasi interpersonal bagi perawat untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan intervensi yang fokus pada aspek psikososial dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam menangani pasien TB Paru
Copyrights © 2024