Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan

Pengaruh Peregangan Perut Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid Primer (Dismenore) Pada Mahasiswi Kebidanan Bunga Kalimantan 2023

Ningsih, Agus Sulistyo (Unknown)
Andini, Litha (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2025

Abstract

Latar Belakang:Nyeri haid primer (dismenore) disebabkan oleh produksi prostaglandin yang merangsang kontraksi otot polos dinding rahim, menyebabkan rasa nyeri. Banyak mahasiswa mengalami dismenore, yang memengaruhi aktivitas sehari-hari mereka. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi nonfarmakologi, seperti peregangan perut, untuk mengurangi nyeri.Tujuan: Menganalisis efektivitas penerapan peregangan perut dalam mengurangi intensitas nyeri haid (dismenore) pada mahasiswi yang mengalami dismenore primer.Metode:Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan total sampling pada 30 mahasiswi yang mengalami dismenore primer. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan sebelum dan setelah perlakuan menggunakan skala NRS (Numeric Rating Scale).Hasil:Sebelum perlakuan, distribusi intensitas nyeri adalah 4 orang (13,3%) dengan nyeri berat, 25 orang (83,4%) dengan nyeri sedang, dan 1 orang (3,3%) dengan nyeri ringan. Setelah perlakuan peregangan perut, terjadi penurunan intensitas nyeri dengan 26 orang (86,7%) melaporkan nyeri ringan dan 4 orang (13,3%) melaporkan nyeri sedang. Sebagian besar responden mengalami penurunan dari nyeri sedang menjadi ringan sebanyak 26 orang (86,7%).Kesimpulan:Peregangan perut efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid pada mahasiswi yang mengalami dismenore primer, dengan hasil signifikan terlihat pada penurunan dari nyeri sedang menjadi ringan. The Effect of Abdominal Stretching on Reducing the Intensity of Primary Menstrual Pain (Dysmenorrhea) in Midwifery Student Bunga Kalimantan 2023Background: Primary menstrual pain (dysmenorrhea) is caused by the production of prostaglandins that stimulate contraction of the smooth muscle of the uterine wall, causing pain. Many college students experience dysmenorrhea, which affects their daily activities. Therefore, alternative nonpharmacological therapies, such as abdominal stretching, are needed to reduce pain.Objective: To analyze the effectiveness of applying abdominal stretching in reducing the intensity of menstrual pain (dysmenorrhea) in female college students who experience primary dysmenorrhea.Methods: The study used a pre-experimental design with a total sampling approach on 30 female students who experienced primary dysmenorrhea. Measurement of pain intensity was carried out before and after treatment using the NRS (Numeric Rating Scale) scale.Results: Before treatment, the distribution of pain intensity was 4 people (13.3%) with severe pain, 25 people (83.4%) with moderate pain, and 1 person (3.3%) with mild pain. After the abdominal stretching treatment, there was a decrease in pain intensity with 26 people (86.7%) reporting mild pain and 4 people (13.3%) reporting moderate pain. Most respondents experienced a decrease from moderate to mild pain as many as 26 people (86.7%).Conclusion: Abdominal stretching is effective in reducing the intensity of menstrual pain in female students who experience primary dysmenorrhea, with significant results seen in the decrease from moderate to mild pain.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

dksm

Publisher

Subject

Education Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, ...