Di era pesatnya kemajuan teknologi, kebutuhan tersedianya listrik di kalangan masyarakat Indonesia terus meningkat. Oleh karenanya, panel surya dapat menjadi pilihan sebagai sumber energi listrik baru terbarukan yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik tenaga fosil. Namun penggunaan panel surya yang digunakan masyarakat, pada umumnya memiliki proses instalasi peletakan panel surya yang masih diletakkan secara Statis (diam). Sehingga tujuan penelitian ini untuk merancang purwarupa Solar Tracker serta membandingkan Tegangan dan Arus yang dihasilkan pada panel surya yang diletakkan secara Statis (diam), dengan panel surya yang telah dilengkapi Solar Tracking System. Pada Solar Tracker tersebut dilengkapi dengan dua unit Linear Aktuator yang dapat menggerakkan panel surya baik dari arah Timur-Barat maupun Utara-Selatan, dengan sensor peng-indera cahaya matahari menggunakan empat sensor Light Dependent Resistor. Pengujian perbandingan panel surya menggunakan dua buah panel surya yang identik dengan kapasitas 50 Watt-Peak (WP) dengan pengukuran Tegangan dan Arus menggunakan sensor INA219, dan pengambilan data menggunakan Data Logger. Dari hasil pengujian menunjukkan panel surya dengan Solar Tracking System mampu menghasilkan rerata Tegangan 14,04volt dan rerata Arus 1,73A, sedangkan panel surya dengan instalasi Statis (diam) hanya menghasilkan rerata Tegangan 14,12volt dan rerata Arus 1,25A saja, sehingga penggunaan Solar Tracker dapat disimpulkan cukup dalam meningkatkan potensi daya pada panel surya.
Copyrights © 2025