Permasalahan ekonomi, sosial, lingkungan dan ekologi timbul karena adanya interaksi antara aktifitas pertambangan dan eksistensi sumberdaya alam. Semakin besar jumlah dan intensitas eksploitasi sumberdaya alam itu, dampaknya terhadap degradasi ekonomi, sosial, lingkungan dan ekologi dan berpengaruh terhadap kualitas lingkungan (environmental degradation) juga cenderung meningkat. Dampak atau efek samping (side effects/externalities) tersebut mencakup ruang dan waktu. Selain itu, dampak lingkungan tidak hanya berdampak lokal, regional, dan global, tetapi juga berdampak jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang terhadap lingkungan. Adapun permasalahan dalam kajian ini sebagai berikut ini: Pertambangan dalam perspektif eksternalitas. Adapun tujuan kajian ini sebagai berikut: Untuk mengkaji pertambangan dalam perspektif eksternalitas. Perhatian terhadap masalah pertambangan terkait eksternalitas masih belum banyak dilakukan. Perumusan kebijakan dan pelaksanaannya masih perlu dikembangkan dan disempurnakan lebih lanjut. Oleh karena itu, perlu dukungan berbagai unsur dalam masyarakat agar industri pertambangan harus berwawasan lingkungan itu bisa diwujudkan. Peranan dan kehendak politik pemerintah merupakan kunci utama keberhasilannya, selain dukungan dan peran serta lembaga lain seperti pelaku ekonomi khususnya produsen di bidang industri maupun pertanian, lembaga swadaya masyarakat, media massa, yang secara bersama-sama dengan dukungan dan partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2023