Penelitian ini dilakukan bertujuan mendapatkan informasi – informasi menggenai penyebab penyimpangan seksual dan dikaitkan dengan PAI. Selain itu juga bertujuan untuk mengetahui factor penyimpangan prilaku hubungan seksual ini. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus, subjek penelitian ini adalah pelaku penyimpangan hubungan seksual dan korbannya di Kel. Rimbo Pengadang Kec. Rimbo Pengadang Kab. Lebong. Selanjutnya informan pada penelitian ini terdiri dari, pihak kepolisian, warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, subjek dan teman dekat subjek. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi nonpartisipan, wawancara terbuka, pemeriksaan keabsaan data pada penelitian ini adalah menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Data dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan paparan dari hasil penelitian di temukan faktor faktor terjadinya hubungan seksual di kelurahan rimbo pengadang kabupaten lebong.Disebabkan oleh kecanduan menonton film forno, pernah menjadi korban sodomi, kurangnya Pendidikan agama dan Pendidikan seksual. Hasil penelitian didapati bahwa Dari hasil yang peneliti dapati bahwa, dari pihak KUA, penyuluh Agama dan bahkan dari kader kader pemerintah setempat. Mereka sudah mencoba melaksanakan sosialisasi tentang pendidikan seksual di kantor desa dan di pengajian- pengajian yang di sampaikan oleh anggota Posyandu, penyuluh agama Bentuk perilaku penyimpangan hubungan seksual dan kaitannya dengan penerapan PAI di Kel. Rimbo Pengadang, kec. Rimbo pengadang Kab. Lebong didapati bahwa bentuk perilaku penyimpangan tersebut bila dikaitkan dengan pendidikan agama islam telah dijelaskan oleh tokoh agama, dan penyulu agama tentang pendidikan seks yang diberikan ketika pengajian dan sosialisasii masyarakat dan bahkan ketika posyandu juga telah disampaikan tentang pengetahuan pendidikana seksual.
Copyrights © 2025