Kampung Bena merupakan kampung tradisional terdiri dari rumah-rumah adat dan sejumlah peninggalan bangunan megalitik yang kehidupan warganya masih berpegang pada filosofi nenek moyang. Karakteristik dari kampung Bena yakni dimana rumah-rumah adatnya memiliki bentuk dan ukuran yang hampir sama. Pada tatanan ruang dalam rumah adat dapat diketahui hubungan antara lingkungan binaan dan perilaku manusia melalui perwujudan perilaku itu sendiri dan tradisi yang terjadi dalam masyarakat Bena. Pendekatan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif rasionalistik, dengan menggali data atau gambaran kondisi rumah adat dengan menggunakan pendekatan perancangan arsitektur. Faktor budaya mempengaruhi sikap teritorialitas, dimana beragamnya latar belakang budaya seseorang, menggambarkan perbedaan sikap teritori. Jadi perilaku pengguna ruang yang membentuk privasi dengan melalui ruang personal dan membentuk teritori, yang ditunjukan dengan adanya setting fisik pada desain arsitektur rumah tradisional.
Copyrights © 2025