Tujuan dari penulis artikel ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan keagamaan kristen di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). maka hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka, dan resistensi terhadap perubahan. Namun demikian, terdapat pula sejumlah peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keberhasilan implementasi, seperti dukungan dari pemerintah daerah, antusiasme siswa, dan potensi integrasi nilai-nilai agama dalam Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025