Pengamen Calung  jalanan âJawara Musikâ merupakan grup pengamen jalanan yang berbeda dengan para pengamen yang biasa dijumpai di jalan-jalan. Bentuk penyajian dari grup pengamen calung jalanan âJawara Musikâ berbeda dengan pengamen yang lainnya. Analisapenelitian ini melalui langkah-langkah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) verifikasi atau kesimpulan. Temuan penelitian menemukan bahwa grup pengamen calung âJawara Musikâ menggunakan calung sebagai instrumen musik dalam kegiatan mengamen. Grup ini didirikan melalui kesepakatan para pemuda untuk mengisi keluangan waktu mereka yang pada akhirnya dijadikan sebagai sarana pencarian nafkah. Proses komunikasi yang lancar antar kedua belah pihak akan membuat Interaksi semakin baik dan pada akhirnya kedua belah pihak akan mendapatkan keuntungan masing-masing. Calung street musician âjawara Musicâ is a group of street musicians that a quite different to another street musicians we have seen before. Research method is qualitative because the data disclosed by or presented data outlining the words of actions of people and events observed were consistent with the fact that is an accurate and systematic. Throught research analysis steps: (1) data reductions, (2) the presentsation of the data, (3) verification or conclusions.Findings of the study found that the group of street musician used calung as a media of expression. They also have other objectives, one of them is to help preserve the Indonesian traditional art. In the activity of singing, there is also an interaction between the singers of calung Jawara Music with the audiences. A well communication between them will make a better interaction and eventually both of them will get their own benefits.
Copyrights © 2013