Nikel laterit adalah proses oksidasi atau pelapukan batuan ultramafik pembawa Ni-Silikat umunya di daerah sub tropis-tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh morfologi terhadap ketebalan dan zona pengkayaan endapan nikel laterit. Metode penelitian mencakup studi literatur; Mengamati morfologi dan mengumpulkan sampel bawah perkmukaan; analisis laboratorium menggunakan fluoresensi sinar X (XRF); dan analisis data. Hasil penelitian menjelaskan morfologi pada lokasi penelitian termasuk perbukitan rendah/perbukitan memiliki slope agak landai-landai dengan ketebalan lapisan ore yang relatif tebal yaitu 10-13 meter dan slope agak curam-curam ketebalan lapisan ore relatif tipis yaitu 5-12 meter. Distribusi kandungan unusr Fe dan Ni meningkat pada morfologi perbukitan rendah/perbukitan dengan slope yang agak landai-agak curam dengan rata-rata unsur Fe 41.1-31.1% dan unsur Ni dengan rata-rata 1.4-1.3% sedangkan slope yang curam unsur Ni rendah dengan rata-rata 1.1% dimana morfologi mempunyai peran/pengaruh terhadap pelapukan dan pengayaan supergene enrichment sehingga air tanah yang mengandung nikel masuk melalui rekahan/celah batuan dan membawa unsur nikel turun ke lapisan saprolit, karena disebabkan unsur Ni sifatnya mobile/mudah larut terbawa oleh air. Sementara unsur Fe terjadi proses pengayaan di lapisan limonit disebabkan unsur Fe sifatnya immobile atau tidak dapat terbawa atau larut oleh air.
Copyrights © 2024