Penelitian ini bertujuan untuk memahami interaksi antara BTS (Bangtan Sonyeondan) dan penggemar mereka, ARMY (Adorable Respresentative M.C For Youth), melalui platform Weverse. Penelitian ini menggunakan teori Interaksi Simbolik yang dikembangkan oleh George Herbert Mead dan Herbert Blumer, yang menekankan pada aktivitas manusia dalam komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Weverse berperan penting dalam membangun hubungan interaktif antara BTS dan ARMY. Platform ini menyediakan berbagai fitur seperti media, live, dan feed yang memungkinkan komunikasi dua arah. Fitur-fitur ini termasuk konten yang dibagikan oleh BTS, seperti album, foto, dan variety show, serta melalui live streaming dan fan letter. Selain itu, Weverse juga menawarkan konten eksklusif untuk pengguna yang berlangganan membership, yang mencakup merchandise dan akses ke acara khusus. Interaksi yang terjadi melalui Weverse tidak hanya memperkuat kedekatan antara BTS telah meluncurkan kampanye "Love Myself" bekerja sama dengan UNICEF, yang bertujuan mengakhiri kekerasan terhadap anak-anak dan remaja. BTS dan ARMY tetapi juga menginspirasi penggemar untuk terlibat secara langsung dalam aktivitas sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Weverse merupakan alat yang efektif untuk membangun dan memperkuat hubungan antara artis dan penggemar melalui komunikasi digital. BTS dan ARMY berhasil menciptakan komunitas global yang didasarkan pada cinta, pengertian, dan solidaritas, yang melampaui batasan musik dan menjangkau aspek-aspek penting dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan.
Copyrights © 2025