Penelitian ini mengeksplorasi integrasi gamelan dalam ansambel campuran sebagai bagian dari Program MBKM Internasional yang dilaksanakan di Pusat Budaya Indonesia (PBI) di Dili, Timor-Leste. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan gamelan sebagai sarana pelestarian budaya dan inovasi, sambil melibatkan siswa dalam lingkungan belajar kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode terstruktur, termasuk observasi persiapan, lokakarya instrumen, dan praktik ansambel, yang berpuncak pada pementasan publik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang musik gamelan, kolaborasi musikal yang lebih baik, dan adaptasi elemen tradisional ke dalam konteks modern. Tantangan seperti stabilitas tempo dan transisi antar instrumen diatasi melalui praktik iteratif dan latihan terpandu. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi gamelan dalam ansambel campuran memberikan platform berharga untuk pertukaran budaya dan kreativitas musik, sekaligus mempromosikan warisan Indonesia secara global.
Copyrights © 2025