Artikel ini membahas karya seni musik Glenn Fredly melalui perspektif Theodor W. Adorno berdasarkan teori estetikanya. Karya-karya musik Glenn Fredly, seperti “Sekali Ini Saja” dan “Januari”, lahir dari kejujuran pengalaman hidup yang dialaminya. Lagu-lagu yang diciptakannya berakar pada pengalaman personal yang mendalam dan menjadi kekuatan utama dalam bermusik, memberikan pengaruh yang besar dalam dunia musik Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori estetika sebagai pisau analisis untuk mengeksplorasi makna dibalik karya seni tersebut. Karya-karya musik Glenn Fredly dipandang sebagai bentuk antitesis terhadap masyarakat, serta sebagai penolakan terhadap penilaian yang mutlak atas seni. Karya seni tersebut berfungsi sebagai jalan tengah untuk merefleksikan fenomena sosial yang ada, bahkan berperan sebagai sarana kritik terhadap ketidakadilan dan ketimpangan sosial dalam masyarakat. Bahasa cinta yang dihadirkan Glenn Fredly dalam lirik- liriknya menjadi jawaban yang diterima oleh para penggemar, sekaligus mengajak mereka untuk dengan jujur menghadapi diri sendiri sebagai bagian dari kehidupan yang penuh paradoks. Kata kunci: bahasa; estetika; glenn fredly; musik; seni.
Copyrights © 2024