Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan hasil belajar materi larutan penyangga model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together dan model pembelajaran kooperatif Make a Match. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling karena populasi mempunyai homogenitas yang sama. Penelitian ini menggunakan dua sampel, yaitu kelas eksperimen I mendapatkan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together dan kelas eksperimen II mendapatkan model pembelajaran kooperatif Make a Match. Desain penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil belajar meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Uji t digunakan untuk menilai aspek kognitif dan diperoleh thitung (3,193) lebih dari tkritis (1,997). Rata-rata nilai aspek afektif pada kelas eksperimen I (3,72) lebih dari kelas eksperimen II (3,58). Rata-rata nilai aspek psikomotorik pada kelas eksperimen I (3,55) lebih dari kelas eksperimen II (3,34). Hasil penelitian menyimpulkan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together lebih baik daripada model pembelajaran kooperatif Make a Match.
Copyrights © 2015