Profilm: Jurnal Ilmiah Ilmu Perfilman & Televisi
Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 - September 2025

STUDI KASUS PENGGUNAAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM MENERAPKAN ODORLESS CULTURE MELALUI ELEMENSTRUKTUR NARASI MANGA: BLEACH DAN ONE PIECE

Jessica, B.A, M.M Jessica, B.A, M.M (Unknown)
Dr. Bambang Tri Rahadian, S.Sn Dr. Bambang Tri Rahadian, S.Sn (Unknown)
Johanes Park, B.A, M.Sn Johanes Park, B.A, M.Sn (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2025

Abstract

Manga sebagai salah satu bentuk seni sekuensial populer memiliki peran penting dalam pembentukan identitas remaja lintas negara. Dalam konteks globalisasi dan runtuhnya narasi besar (meta narrative), Mangatidak lagi berfungsi semata sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai agen budaya yang menyublimkan nilai, ideologi, dan sistem makna secara tidak disadari oleh pembacanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana strategi odorless culture diterapkan melalui struktur narasi dalam dua Manga Jepang populer, yaitu Bleach karya Tite Kubo dan One Piece karya Eiichiro Oda. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes, dikombinasikan dengan teori struktur narasi Manga oleh Hirohiko Araki sebagai kerangka pembacaan struktur narasi. Fokus analisis diarahkan pada karakter deutragonis sebagai titik jangkar untuk mengurai relasi penanda dan petanda dalam elemen naratif Manga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bleach dan One Piece menerapkan odorless culture melalui elemen narasi yang berbeda. Bleach menitik beratkan pada desain karakter sebagai penanda yang merepresentasikan sistem kepercayaan dan struktur organisasi, sementara One Piece mengandalkan pembangunan latar dunia (world-building) sebagai penanda yang menyublimkan berbagai sistem kekuasaan dan ideologi. Pola naratif yang berulang dalam setiap arc mengarahkan pembaca pada tema besar masingmasing Manga, yakni negosiasi identitas melalui sistem kepercayaan dalam Bleach dan perlawanan terhadap dominasi kekuasaan dalam One Piece. Penelitian ini menegaskan bahwa Manga merupakanmedium kultural yang kompleks dan berfungsi sebagai sarana penyebaran nilai ideologis secara subliminal melalui struktur narasi dan semiotika visualnya

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ProFilm

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Pro Film Journal is a scientific journal that focuses on film and television science. Along with the development of creative media in Indonesia, this journal is presented by SAE Indonesia and covers various topics related to creative media. Creative media is an individuals mental process in ...