Daun pepaya (Carica papaya L.) mengandung alkaloid, tanin, steroid, flavonoid dan papain yang dapat menghambat perlekatan sel dan pertumbuhan Actinomyces. Tujuan penelitian ini untuk melihat aktivitas antibiofilm ekstrak daun pepaya terhadap Staphylococcus aureus, bakteri penyebab infeksi dan resisten terhadap beberapa antibiotik. Staphylococcus aureus memiliki resistensi antibiotik yang lebih tinggi dalam bentuk biofilm dibandingkan dalam bentuk plankton. Uji turbidimetri dilakukan pada 96 well plate dengan penambahan kristal violet. Metode maserasi dilakukan dengan pelarut air steril digunakan untuk mengekstraksi pada simplisia daun pepaya. Selanjutnya dibuat ekstrak kental daun pepaya diencerkan sehingga diperoleh dengan sepuluh konsentrasi berbeda dengan interval konsentrasi 9,76 – 5000 μg/mL.Tetrasiklin HCl dengan konsentrasi yang sama dengan ekstrak uji digunakan sebagai antibiotik pembanding. Uji aktivitas antibiofilm pada Staphylococcus aureus menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya memiliki aktivitas antibiofilm pada konsentrasi 625, 1250, 2500, dan 5000 μg/mL serta dapat menghambat pembentukan biofilm dengan nilai MBIC dari 625 g/mL.
Copyrights © 2024