Hubungan orang tua dengan anak dan kedekatan antara mereka menjadi hal yang sangat penting dalam proses pembinaan dan pendidikan. Keadaan berbeda akan terlihat pada keluarga yang hubungan antara orang tua dengan anaknya renggang, semisal salah satu atau salah satu dari kedua orang tuanya menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Dalam keluarga seperti itu akan terjadi kerenggangan hubungan anak dengan orang tua, yang sedikit banyak akan mempengaruhi proses perkembangan anak, terutama karena pembinaan dan pendidikan yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga TKI terhadap Pendidikan Agama Islam anak di Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon Kab. Nganjuk, dan faktor apa saja yang mempengaruhi, serta bagaimana keterlibatan masyarakat dalam pendidikan Islam anak termaksut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Untuk mengumpulkan semua data yang diperlukan, peneliti menggunakan empqt metode pengumpulan data, yaitu: wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasilnya menyatakan bahwa pertama, bagi keluarga yang kurang mampu memberikan Pendidikan Agama Islam di rumah, mereka menyerahkan pada guru agama atau ulama’. Kedua, beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dapat di lihat dari latar belakang, Negara tujuan, kondisi keluarga yang di tinggal, dan lingkungan masyarakat itu sendiri.
Copyrights © 2023