Kota Makassar merupakan pintu gerbang dari Indonesia Timur sehingga kota ini selalu mengalami perkembangan pembangunan yang sangat signifikan. Hal ini sejalan dengan perkembangan meluasnya bencana banjir yang terjadi di Kota Makassar. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi perkembangan bencana banjir adalah perubahan fungsi lahan menjadi lahan terbangun. Kecamatan Rappocini merupakan salah satu kecamatan di Kota Makassar yang mengalami perkembangan perubahan lahan dan banjir yang cukup signifikan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu pertama mengidentifikasikan perkembangan perubahan lahan yang terjadi Kota Makassar pada tahun 2014 dan Tahun 2024 di Kecamatan Rappocini, kedua Menganalisis perkembangan potensi bencana banjir pada tahun 2014 dan tahun 2024 di Kecamatan Rappocini. Metode yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis spasial. Analisis deskripsi dengan melakukan interpretasi citra satelit untuk mengetahui perubahan lahan yang terjadi tahun 2014 dan tahun 2024. Analisis spasial digunakan untuk mengetahui potensi ancaman banjir dengan pendekatan pemetaan wilayah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perkembangan perubahan lahan menjadi lahan terbangun dari tahun 2014 – 2024 adalah 15% serta perkembangan luas wilayah yang berpotensi bencana banjir dari tahun 2014 sampai tahun 2024 dengan kerawanan sedang menurun sebanyak 65% dan kerawanan tinggi meningkat menjadi 12%. Penelitian ini menyimpulkan ada penurunan kualitas lahan sehingga terjadi kerawanan banjir sedang menuju tinggi. Disarankan ada tindak lanjut seperti penentuan lokasi evakuasi bencana dan melakukan pengendalian terhadap pemanfaatan lahan secara berlebihan.
Copyrights © 2024