Latar belakang: Masa remaja merupakan periode penting dalam siklus pertumbuhan dan perkembangan manusia di mana individu mengalami transisi dari anak-anak ke dewasa. Salah satu jenis prilaku nefgatif yang terjadi pada remaja adalah Perilaku bullying adalah salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stres. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku bullying dengan tingkat stres pada remaja kelas VIII SMP Ma'arif NU 1 Purwokerto. Â Metode :Â Desain penelitian cross-sectional berdasarkan pendekatan korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 136 siswa kelas VIII SMP Ma'arif NU 1 Purwokerto menjadi populasi penelitian ini yang dipilih melalui teknik total sampling. Kuesioner perilaku bullying dan tingkat stres digunakan dalam penelitian ini. Hasil: 66 responden (57,4%) mengalami perilaku bullying tingkat tinggi dan 38 responden (33,0%) mengalami tingkat stres sangat tinggi. Uji statistik Rank Spearman menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,188 dan nilai p-value sebesar 0,045 (<0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang sangat lemah antara perilaku bullying dengan tingkat stres pada remaja kelas VIII di SMP Ma'arif NU 1 Purwokerto. Â Kesimpulan: Adanya hubungan perilaku bullying dengan tingkat stres remaja.
Copyrights © 2024