Penurunan lahan sawah akibat perubahan penggunaan lahan di berbagai wilayah di Indonesia mempengaruhi pasokan pangan nasional. Secara jangka panjang, fenomena ini akan mengancam upaya pemenuhan kecukupan beras dan meningkatkan potensi krisis pangan. Studi ini menganalisis penurunan kecukupan beras domestik akibat konversi lahan sawah di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan menggunakan pemodelan spasial dan metode Micmac. Hasilnya menunjukkan tingkat konversi sawah di Kabupaten Banyumas dari tahun 2007 hingga 2019 adalah 103 ha per tahun. Pada tahun 2045, diperkirakan luas lahan sawah menjadi 29.160 ha dengan tingkat konversi dari tahun 2019 hingga 2045, 1.384 ha. Faktor pendorong adalah jarak dari ibu kota kecamatan, jarak dari jalan, jarak dari pemukiman, jarak dari saluran irigasi, dan kepadatan penduduk. Variabel kunci dalam kemandirian beras adalah regulasi perlindungan sawah, insentif untuk melindungi sawah, informasi spasial lahan sawah secara detil, ketersediaan air irigasi, peran aktif kelompok petani, dan produktivitas padi.
Copyrights © 2025