Pneumonia merupakan infeksi saluran pernafaan akut dengan morbilitas dan mortilitas cukup tinggi pada anak di bawah 5 tahun, terutama di negara berkembang. Salah satu faktor pemicu yang mempengaruhi kejadian pneumonia yaitu kondisi fisik rumah yang kurang sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kondisi fisik rumah menara Sumba dengan kejadian pneumonia balita di Wilayah Kerja RSUD Waikabubak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitan cross-sectional. Sampel ditentukan dengan menggunkan teknik probability sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 58 responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan kriteria inklusi orang tua yang bersedia menjadi responden dan mempunyai balita dengan diangnosa medis pneumonia yang pernah berobat di RSUD Waikabubak serta tinggal di rumah menara Sumba, kriteria eksklusi orang tua balita yang tidak bersedia menjadi responden. Penelitan ini menggunakan uji chi-square dengan α 0,05. Hasil menunjukkan mayoritas kejadian pneumonia sedang 40 (69,0%) responden dan kejadian pneumonia berat 18 (31,0%) responden dengan kondisi rumah yang tidak sehat. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square diperoleh p value 0,048 yang berarti lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian dapat dikatakan Ha diterima berarti ada hubungan kondisi fisik rumah menara Sumba dengan kejadian pneumonia balita. Terdapat hubungan yang signifikan antara kondisi fisik rumah menara Sumba dengan kejadian pneumonia balita pada periode Juli 2024.
Copyrights © 2025