Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana tekanan sosial memengaruhi perilaku konsumen dalam masyarakat modern, dengan fokus pada sumber-sumber tekanan seperti media sosial, teman sebaya, dan keluarga. Tekanan sosial dapat memicu pembelian impulsif, kebutuhan akan penerimaan sosial, serta ketergantungan pada tren. Hal ini merupakan akibat dari pengaruh yang diterima individu untuk mengikuti norma atau harapan masyarakat. Di era digital, media sosial berperan dalam menyebarkan tren konsumen dan mendorong orang untuk mengadopsi gaya hidup yang sedang viral. Dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur, penelitian ini mengkaji hubungan antara perilaku konsumen dan tekanan sosial. Hasil studi menunjukkan bahwa individu yang merasakan tekanan sosial cenderung berperilaku lebih konsumeris dibandingkan dengan mereka yang tidak merasakannya. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya faktor moderat seperti pengendalian diri dan harga diri dalam mengurangi dampak tekanan teman sebaya terhadap perilaku konsumsi. Sebagai kesimpulan, untuk meminimalkan efek negatif dari tekanan sosial terhadap perilaku konsumen, sangat penting untuk mengimplementasikan program yang mendorong pembelian yang bertanggung jawab dan meningkatkan literasi keuangan.
Copyrights © 2024