Corona virus disease 19 (COVID-19) menjadi perhatian global karena tingginya mortalitas dan morbiditas. Infeksi saluran kemih adalah salah satu manifestasi klinis dari COVID-19 yang menarik perhatian dan hingga kini belum ada penelitian tentang pola bakteri Gram negatif dan kepekaan terhadap ciprofloxacin dan gentamicin pada infeksi saluran kemih sebelum dan selama pandemi COVID-19. Tujuan penelitian adalah membandingkan pola bakteri Gram negatif terhadap kepekaan antibiotik ciprofloxacin dan gentamicin pada pasien rawat inap urologi sebelum dan selama pandemi COVID-19. Metode desain cross-sectional dengan jenis penelitian observasional yang menggunakan data rekam medis. Teknik consecutive sampling digunakan mengikuti kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Data penelitian dianalisis menggunakan SPSS statistik dengan analisis univariat dan bivariat, analisis menggunakan uji Mann-Whitney. Didapatkan pola kepekaan bakteri Proteus mirabilis dari tahun 2018-2021 terhadap Ciprofloxacin. Tahun 2018 sensitif 54,1% dan resisten 45,9%, tahun 2019 sensitif 42,9% dan resisten 57,1%, tahun 2020 sensitif 65,2% dan resisten 34,8%, dan tahun 2021 sensitif 28,6% dan resisten 71,4%. Analisis data menunjukkan pola bakteri dan sensitifitas ciprofloxacin dan gentamicin tidak ada perubahan pada masa pandemi COVID-19 (p > 0,05). Kesimpulan, tidak didapatkan perubahan signifikan pada pola bakteri terhadap kepekaan antibiotik ciprofloxacin dan gentamicin sebelum dan selama pandemi COVID-19.
Copyrights © 2025