Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan pengoptimalan biaya transportasi dengan metode transportasi yaitu north west corner method (NWCM) dan stepping stone method (SSM) ke dalam sebuah program. Metode perancangan dan pengembangan program NWCM dan SSM menggunakan model waterfall. Objek yang diteliti yaitu program NWCM dan SSM dengan uji keberfungsian program menggunakan uji black box, uji perbandingan 39 data dengan program standar yaitu QM for windows dan uji data kasus menghitung biaya optimal dengan dengan program yang dibuat pada Perum Bulog Sub Divre Semarang bulan Februari 2015. Hasil penelitian secara signifikan menunjukkan bahwa hasil perhitungan antara program NWCM dan SSM dengan program QM for windows sama. Hasil perhitungan dengan program NWCM dan SSM membuktikan bahwa biaya transportasi lebih optimal daripada biaya yang diperhitungkan oleh Perum Bulog Sub Divre Semarang, sehingga dapat menghemat biaya sebesar Rp. 19.265.088 atau 1,68%. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini, program ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam menerapkan perhitungan biaya transportasi secara optimal pada Perum Bulog Sub Divre Semarang. The objective of this study is to apply transportation cost optimally with transportation methods, North West Corner Method (NWCM) and Stepping Stone Method (SSM) in a program. The plan method and NWCM and SSM program development are using waterfall model. The objects of the research are NWCM and SSM program with function test using black box test, comparing 39 data test with standard programs which are QM for windows and case data test counting optimal charge using a program made by Perum Bulog Sub Divre Semarang in Febuary 2015. The result shows significantly that the calculation results for NWCM program, SSM program and QM for windows program are same. The calculation of NWCM and SSM program proves that transportation cost is more optimal than the calculation cost by Perum Bulog Sub Divre Semarang, and they can press the expenses till Rp. 19.265.088 or 1,68%. The conclusion and suggestion from this study is that this program can be an alternative in applying tranportation cost calculation optimally in Perum Bulog Sub Divre Semarang.
Copyrights © 2015