Artikel ini membahas rendahnya kemampuan pemahaman matematis siswa Sekolah Dasar mengenai materi perkalian, hal ini secara sebab karena ketidakmampuan siswa dalam memahami konsep abstrak dan minimnya variasi metode pembelajaran yang dipergunakan oleh guru. Penelitian ini secara tujuan untuk melakukan pengukuran pengaruh metode pembelajaran etnomatematika melalui permainan dakon apabila diperbandingkan dengan metode ekspositori terhadap kemampuan pemahaman matematis siswaa. Penelitian ini mempergunakan pendekatan berupa “eksperimen kuantitatif dengan desain non- equivalent control group design”. Populasi dari cakupan penelitian ini yakni SDN Serang 7, sampel yang digunakan yaitu kelas III SDN serang 7 . Hasil analisis t-test pada data posttest didapati nilai Sig.(2-tailed) angka desimal yang besarannya 0,001 < 0,05 hal ini mengindikasikan adanya suatu perbedaan rata-rata dari hasil belajar dari siswa yang secara nilai signifikan, kelas eksperimen yang menggunakan permainan dakon memiliki rata-rata posttest sebesar 73,33 lebih tinggi apabila diperbandingkan dengan kelas kontrol hanya 60,56. Respon angket menunjukkan angka dalam persentase dengan besaran 79% siswa menyukai metode permianan dakon. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pembelajaran etnomatematika melalui permainan dakon secara signifikan lebih efektif dalam memberi peningkatan pada kemampuan pemahaman matematis siswa apabila diperbandingkan dengan metode ekspositori.
Copyrights © 2024