Alat tes kesamaptaan fisik TNI/Polri saat ini masih dilakukan secara manual oleh instruktur/pelatih. Hal ini berpotensi pada kesalahan perhitungan dan subjektivitas penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat tes sistem kesamaptaan TNI/Polri yang dapat secara otomatis mendeteksi dan menganalisis gerakan fisik. Metode yang digunakan adalah memanfaatkan teknologi computer vision dan Internet of Things dengan menerapkan metode pose estimation berbasis Python. Sistem ini akan mendeteksi setiap kali gerakan push up, pull up, dan sit up dilakukan dan secara otomatis menghitung jumlah repetisinya. Dengan demikian para peserta olahraga dapat melakukan latihan fisik dengan jumlah repetisi yang sesuai target dan dengan form yang benar. Sistem ini diharapkan dapat mencegah kecurangan saat penilaian jumlah repetisi, serta menjadi asisten yang berguna bagi pelatih dan atlet dalam memantau apakah gerakan yang sudah benar atau belum. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat memberikan kontribusi serta mendorong penerapan teknologi yang lebih interaktif dan efektif dalam dunia berolahraga.
Copyrights © 2024