Penelitian ini berhasil merancang sebuah alat penetas telur bebek berbasis Internet of Things (IoT) yang efektif. Dengan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sensor DHT11, dan aplikasi Blynk, alat ini mampu mengendalikan dan memantau suhu serta kelembapan secara otomatis dan real-time. Sistem ini mempermudah proses penetasan telur dengan meningkatkan efisiensi dan produktivitas dibandingkan metode konvensional, Kestabilan suhu pada alat penetas dijaga dengan menggunakan sensor DHT11 yang terhubung dengan NodeMCU ESP8266 untuk mengontrol lampu pijar sebagai sumber panas. Sistem ini memastikan bahwa suhu di dalam inkubator tetap berada dalam kisaran yang optimal untuk penetasan, yaitu relatif pada 36˚C Alat ini memungkinkan pemantauan secara real-time melalui aplikasi Blynk yang terhubung dengan internet. Pengguna dapat memantau kondisi suhu dan kelembapan serta mendeteksi gerakan telur dari jarak jauh menggunakan perangkat mobile, sehingga tidak perlu berada di dekat inkubator secara langsung.Data suhu dan kelembapan yang terdeteksi oleh sensor DHT11 divisualisasikan dalam aplikasi Blynk, yang menyediakan tampilan yang intuitif dan mudah dimengerti. Hal ini memudahkan pengguna dalam memantau kondisi inkubator dan membuat keputusan berdasarkan data yang tersedia secara cepat dan akurat.Alat ini juga memungkinkan untuk penghangatan anakan bebek atau day on duck (dod) ketika cuaca sedang sangat dingin
Copyrights © 2025