Indonesia terkenal dengan beragam kearifan lokal, setiap daerah memiliki budaya yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Indonesia sangat kaya akan budaya dan tradisi. Berdasarkan riset yang dilakukan di salah satu sekolah dasar UPT SPF SDI Pa’baeng-baeng kota Makassar ditemukan bahwa pengetahuan peserta didik terhadap kearifan lokal suku Makassar masih kurang. Terdapat beberapa peserta didik yang belum mengetahui sejarah singkat dari suku Makassar, lagu daerah, baju adat, rumah adat, makanan tradisional, dan kearifan lokal lainnya. Setelah dianalisis lebih lanjut, ditemukan fakta bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ialah kurangnya media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru serta minat baca peserta didik sangat kurang untuk membaca buku-buku yang berkaitan dengan kearifan lokal. Sehingga, dengan adanya pelatihan pembuatan pop-up book berbasis kearifan lokal suku Makassar bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif agar peserta didik memiliki pengetahuan dan kecintaan terhadap keberagaman yang ada di Suku Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status atau gejala yang ada, yaitu gejala apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Sehingga diperoleh gambaran mengenai pembuatan pop-up Book berbasis kearifan lokal suku Makassar.
Copyrights © 2024