Tugas akhir ini membahas tentang makna perpuluhan di jemaat GKI Ebenhaezer Solol. Penelitian ini penting untuk dilakukan mengigat perpuluhan adalah hal yang harus dilakukan oleh warga jemaat. Tapi mereka tidak melakukannya, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman jemaat Ebenhaezer Solol tentang perpuluhan dan faktor-faktor yang menyebabkan tidak memberikan perpuluhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jemaat GKI Ebenhaezer Solol yang berjumlah 387 jiwa. Teknik penetapan sampel menggunakan Teknik purposive sampling atau sampel bertujuan. Sampel yang ditetapkan ini di anggap mampu memberikan data yang akurat. Jumlah sampel 30 orang yang terdiri dari 8 orang PKB, 10 orang PW, 7 orang MJ, 5 orang PAM. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pemahaman jemaat GKI Ebenhaezer Solol tentang perpuluhan sangat kurang. Umumnya mereka memahami perpuluhan sebagai sesuatu yang menjadi beban, akibatnya hampir semua jemaat tidak memberi perpuluhan. Maka faktor penyebabnya perpuluhan adalah kurangnya ada pembinaan jemaat tentang perpuluhan, kebutuhan ekonomi yang banyak padahal gaji atau upah kerja rendah.
Copyrights © 2024