Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENGATASI PERILAKU KETIDAKDISIPLINAN SISWA Montang, Ricky Donald; Anthoni, Jean; Numberi, Julita
Jurnal Neria Vol 2 No 2 (2024): Neria
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/jurnalneria.v2i2.243

Abstract

Suasana kelas yang kondusif akan membawa keberhasilan akademis dalam kelas. Namun masalah yang sering dihadapi oleh guru adalah terdapat siswa yang memiliki perilaku yang tidak disiplin dalam proses pembelajaran di kelas. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif. Metode ini dapat digunakan untuk menemukan dan memahami apa yang tersembunyi di balik fenomena yang kadangkala merupakan sesuatu yang sulit untuk dipahami secara memuaskan. Hasil penelitian, terdapat siswa yang berperilaku tidak disiplin dalam proses pembelajaran agama kristen yang bukan saja disebabkan oleh kepribadian siswa itu sendiri tetapi disebabkan oleh orang lain, situasi dan waktu yang ada.
PENTINGNYA PERAN PEMUDA GEREJA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS IMAN Anthoni, Jean; Watak, Skivo Reiner; Renhoar, Ledi Diana M.
Jurnal Neria Vol 2 No 2 (2024): Neria
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/jurnalneria.v2i2.245

Abstract

Pentingnya peran pemuda dalam Gereja adalah harapan Gereja karena pemuda adalah generasi penerus Gereja dimasa kini dan dimasa yang akan datang. Oleh sebab itu pemuda yang menjadi penggerak dan penerus dalam Gereja maka keterlibatan pemuda dalam menerlibatkan diri dalam ibadah serta pelayanan sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemuda gereja dalam meningkatkan kualitas iman di Jemaat GBI Bukit Sabda Bahagia. Dalam penulisan ini metodologi yang digunakan oleh penulisan adalah metode kualitatif yang dimana metode ini adalah peneliti meneliti secara langsung dilapangan dalam hal ini untuk mencari data, populasi dalam penelitian ini 26 orang.Dari populasi ini ditetapkan sampel dan teknik tujuannya adalah supaya sampel ditetapkan, dan mampu memberikan data yang akurat dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ini penulis menyimpulkan: Peran serta keaktifan spemuda dalam gereja sangat penting karena pemuda adalah harapan gereja dan juga tulang punggung gereja yang akan memimpin gereja dan menjadi penerus gereja dimasa yang akan datang.
LANGIT DAN BUMI YANG BARU KAJIAN EKSEGESIS WAHYU 21 : 1 -8 DAN IMPLIKASINYA KEPADA JEMAAT MASA KINI Anthoni, Jean; Maspaitella, Nathalia
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 5 No 2 (2020): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v5i2.4

Abstract

Langit dan bumi baru menjadi topik pembahasan, pada jemaat masa kini, pemahaman tentang konsep langit dan bumi baru, sepertinya belum dipahami dengan baik, banyak yang berpendapat bahwa hal ini berkaitan dengan Allah akan menciptakan langit dan bumi yang baru seperti halnya awal penciptaan, beberapa bahkan tidak memahami langit dan bumi baru. Pada kesempatan ini focus penelitian, yaitu agar jemaat masa kini memiliki pemahaman yang benar tentang langit dan bumi baru berdasarkan Wahyu 21: 1-8, dan jemaat juga dapat memahami keadaan langit dan bumi baru. Untuk itu maka metode yang digunakan adalah studi pustaka eksegesis Wahyu 21: 1-8, dalam studi ini diketahui bahwa langit dan bumi baru yang diramalkan akan terjadi setelah kerajaan milenial dapat dilihat berdasarkan pada perikop sebelumnya. Bagian, langit dan bumi baru yang dilihat Yohanes, adalah penggenapan janji Allah (Yesaya 65:17) bagi manusia dan semua ciptaan. Ini bukan berbicara tentang bentuk fisik dari struktur bumi atau langit, tetapi yang dimaksud adalah kualitas yang dimiliki jauh berbeda dengan langit dan bumi yang pertama, tidak ada lagi dosa, dan ini ditandai dengan keberadaan dari Yerusalem Baru. Dan dalam teks Wahyu 21: 1-8 disampaikan bahwa setiap orang yang hidup di dalam Allah menanggung penderitaan dan tetap setia kepada Allah akan menang dan layak berada di langit dan bumi yang baru, dan hidup dalam kebenaran bersama Allah.
KAJIAN ETIKA KRISTEN TERHADAP ETOS KERJA KARYAWAN SAGA RETAILINDO KOTA SORONG Anthoni, Jean; Litimi, Fridolin
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 6 No 1 (2021): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v6i1.10

Abstract

Aspek terpenting yang menjadi penunjang bagi karyawan Saga Kota Sorong dalam melaksanakan pekerjaaan adalah etos kerja. Karena dengan etos kerja yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan secara baik, efektif, bertanggung jawab dan Takut akan Tuhan. Namun kenyataannya etos kerja masih kurang dimaknai oleh karyawan dalam kehidupan dan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek penyebab kurang tampaknya etos kerja karyawan Saga Kota Sorong dan juga mengetahui sejauh mana peran pemimpin Saga dalam meningkatkan etos kerja yang berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang memberikan kemajuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan populasi 90 orang dan sampel 50 orang karyawan, teknik pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka dan kuisioner disertai rumusan analisa data. Hasil dari penelitian ini adalah karyawan dapat memahami etos kerja secara baik serta memaknainya dalam kehidupan dan pekerjaannya sebagai karyawan Saga, dan juga terdapat peranan yang maksimal oleh Tuan/Manajer Saga dalam memberikan pembinaan etos kerja yang baik bagi karyawan agar lebih memahami dan memaknainya dalam kehidupan dan pekerjaannya untuk kemajuan kea rah depan.
Kajian Tentang Gembala Yang Menjadi Panutan Di Jemaat Gki Elim Malanu Anthoni, Jean; Runtuwene, Eva
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 1 No 1 (2016): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v1i1.15

Abstract

Profil seorang Gembala dalam kehidupan pribadi keluarganya sangatlah berperan penting dalam jemaat, dimana jemaat menginginkan seorang Gembala yang dapat menjadi panutan bagi mereka, Dan ketika jemaat menginginkan seorang Gembala yang dapat menjadi panutan bagi mereka, tentulah ini dimulai dari kehidupan pribadi seorang gembala tersebut, agar ketika Gembala mengembalakan jemaat, memberikan solusi atau jalan keluar yang dihadapi oleh anggota jemaat.Kata gembala secara harafiah dalam bahasa Ibrani adalah "ro'eh", dalam bahasa Yunani "poimen" dan dalam bahasa latinnya disebut "Pastor". Gambaran Gembala inilah yang terlukis dalam kehidupan umat Kristen, khususnya para pemimpin gereja atau yang kita kenal dengan sebutan Pendeta atau Gembala Sidang. Para Pendeta atau Gembala Sidang ini berbeda dengan gembala yang kita kenal sebagai Yesus Kristus. Pendeta atau Gembala Sidang ini hares melalui suatu tahap pendidikan yang memberikan mereka ilmu dalam membina dan bekerja dalam jemaat. Oleh sebab itu untuk menjadi seorang Gembala Sidang atau Pendeta yang menjadi panutan dalam jemaatnya, maka setidaknya ia harus memiliki sifat-sifat lemah lembut, rendah hati, bijaksana, sopan, cakap mengajar dan suka memberi tumpangan, seorang yang dapat menahan diri bukan hamba uang, sopan, sabar, pembawa damai, dapat membimbing, melindungi jemaat, suka bergaul dengan orang lain, memiliki hati yang terbuka terhadap segala macam golongan manusia : kaya, miskin, pintar, bodoh, bawahan atau atasaan. Dari semua itu yang terpenting adalah bahwa seorang Gembala Sidang atau Pendeta harus memiliki karakter seperti Sang Gembala Agung, yaitu Yesus Kristus.
PENGARUH BELAJAR ONLINE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Ohoiwutun, Korneles V.; Anthoni, Jean; Kamesfle, Rehueliah
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 7 No 2 (2022): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v7i2.58

Abstract

Pengaruh Belajar di SD Impress 66 Kota Sorong merupakan judul dari masalah yang digumuli di lingkungan sekolah, yaitu proses pembelajaran yang dilakukan secara online dimana guru dan siswa berada di tempat/ruangan yang berbeda dan melakukan proses belajar online sebagai langkah pencegahan penyebaran Virus Corona dan juga keberlanjutan pembelajaran menuju pencapaian mutu pengetahuan siswa. Namun, belajar online yang diterapkan kurang memberikan pengaruh terhadap motivasi belajar seperti yang diharapkan. Penelitian untuk mengetahui faktor penyebab kurangnya pengaruh belajar online terhadap motivasi belajar dan juga mengetahui bagaimana cara belajar online yang memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Menggunakan metode kualitatif, populasi 150 orang dan sampel 30 orang, dengan teknik observasi, studi pustaka dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah terwujudnya pembelajaran online yang meningkatkan motivasi belajar siswa menuju prestasi yang baik di bidang ilmu pengetahuan.
MEMAHAMI ARTI KEBEBASAN MENURUT GALATIA 5:1-15 DAN IMPLIKASINYA BAGI ORANG KRISTEN MASA KINI: UNDERSTAND THE MEANING OF FREEDOM BY GALATIANS 5:1-15 AND ITS IMPLICATIONS FOR TODAY'S CHRISTIANS Manuputty, Sherlly Wella; Anthoni, Jean; Montang, Ricky Donald
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 8 No 1 (2023): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v8i1.107

Abstract

Kebebasan adalah salah satu topik penting yang hingga sekarang terus menjadi persoalan bagi setiap manusia. Kebebasan dapat membawa dampak yang positif tetapi juga dapat membawa dampak yang negatif tergantung dari pemahaman setiap individu mengenai arti kebebasan. Karya keselamatan Yesus Kristus membawa pembebasan bagi orang percaya. Bagi sebagian besar orang-orang Kristen masa kini mereka tidak memahami dan melupakan arti dari kebebasan yang sebenarnya diberikan bagi mereka oleh Yesus Kristus. Untuk itu, Tujuan penelitian ini dilakukan adalah: Pertama, agar dapat mengetahui arti dari kebebasan dalam Galatia 5:1-15. Kedua, untuk menjelaskan bagaimana implikasinya bagi orang Kristen masa kini. Metode yang dipakai untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan dengan dilakukannya analisis konteks, analisis teks, analisis teologis, dan implikasinya bagi orang Kristen masa kini sehingga dapat mengetahui arti kebebasan dalam Galatia 5:1-15. Berdasarkan penguraian penulis dalam penelitian ini sehingga dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, Kristus telah membebaskan setiap orang yang percaya dari belenggu dosa sehingga kebebasan di dalam Kristus bukan untuk melakukan sesuatu yang diluar Injil tetapi untuk jangan lagi kita dikenakan kuk perhambaan yaitu memberikan kesempatan bagi daging untuk hidup di dalam dosa melainkan untuk hidup melayani seorang akan yang lain dengan kasih. Kedua, dari pembahasan mengenai Galatia 5:1-15, orang Kristen masa kini dapat mengetahui arti kebebasan yang sejati dan dapat menerapkannya dalam diri setiap pribadi orang Kristen masa kini untuk jangan lagi hidup dalam dosa tetapi untuk hidup benar dan dapat menerapkan tanggung jawab dari kebebasan yang telah diterima itu dengan melayani sesama dengan kasih.
PERAN BAPAK-BAPAK DALAM IBADAH PKB DI POS PELAYANAN MAKEDONIA JEMAAT GKI MARANATHA REMU BERDASARKAN 1 TIMOTIUS 4:8: THE ROLE OF FATHER IN PKB WORSHIP IN THE SERVICE POST OF MAKEDONIA GKI MARANATHA REMU BASED ON 1 TIMOTHY 4: 8 Ngarbingan, Jhon Philips; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 5 No 1 (2020): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v5i1.110

Abstract

Kehidupan kaum Bapak-bapak PKB, Khususnya di Pos Pelayanan Makedonia Jemaat GKI Maranatha Remu, kebanyakan Bapak-bapak hampir tidak berperan aktif di dalam ibadah PKB.Hal ini di sebab oleh kondisi ekonomi yang membuat kaum bapak di sibukan dengan pekerjaan untuk menafkai di dalam keluarga yang menyebabkan mereka lupa membagi waktu dalam beribadah dan juga aktif dalam ibadah pesekutuan kaum bapak dan mayoritas kaum bapak yang berada di Pos Pelayanan Makedonia mempunyai pekerjaan sebagai nelayan dan juga sebagai buru lepas ada juga buru di pelabuhan. dan juga di sebabkan oleh rasa malu, dari faktor pendididikan dan juga pengetahuan sehinggah timbul rasa minder untuk hadir di dalam ibadah persekutuan kaum bapak ( PKB). Tujuan dari penulisan ini penulisan ingin memberi pemahaman tentang pentingnya peran kaum Bapak PKB dalam ibadah. Untuk menumbuhkan kualitas iman sebagia imam di dalam keluarga Kristen. Metode penilitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif yang beramegumpulkan data-data yang berkaitan dengan judul wawancara langsung atau mencatat dan memasukan informasi yang di terima dari responden. Dengan demikian ibadah sangat penting agar dapat menerima ajaran dan kualitas iman sebagai imam di dalam keluarga Kristen.
MENGEMBANGKAN MODERASI BERAGAMA DIKALANGAN PERSEKUTUAN ANGGOTA MUDA: DEVELOPING RELIGIOUS MODERATION AMONG THE FELLOWSHIP OF YOUNG MEMBERS Dompas, Arifin Alomona; Anthoni, Jean; Elias, Thomson Framonty E
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 8 No 2 (2023): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v8i2.163

Abstract

Moderasi atau moderator berasal dari bahasa latin moderatio yang berarti moderasi, arti moderasi adalah bertindak sebagai mediator, termasuk peran hakim sebagai penengah (mediator) bagi orang-orang yang mempunyai permasalahan seperti itu. agar keduanya mendapatkan keadilan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada generasi muda mengenai isu moderasi beragama. Generasi muda sebagai aset dan penerus bangsa harus dibekali dengan pemikiran yang mengarah pada keterbukaan, seperti siap menerima kelompok lain yang berbeda agama. Kegiatan pengabdian yang bertemakan peningkatan moderasi beragama merupakan salah satu cara untuk mengenalkan generasi muda tidak hanya pada pandangan agama yang mendalam namun juga toleransi dan moderasi. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif yang melakukan wawancara secara langsung dan mencacat dokumen untuk mengumpulkan data-data yang akan digunakan untuk menunjang penelitihan. Seluruh data yang diperoleh dan diverifikasi ulang agar data tersebut digunakan sungguh-sungguh valid. Hasil kegiatan menunjukkan kesadaran generasi muda terhadap moderasi beragama sangat baik. Ini merupakan sumber modal yang penting untuk pelatihan kepribadian yang lebih terspesialisasi bagi generasi muda masa depan. Oleh karena itu, perlu dilanjutkannya program perluasan cakupan peningkatan pemahaman moderasi beragama. Kegiatan ini hanya ditujukan untuk generasi muda sehingga dampaknya terbatas. Kedepannya, perlu dilakukan upaya besar dengan melibatkan partisipasi lapisan masyarakat yang lebih luas.
PENTINGNYA PERANAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN SPIRITUALITAS REMAJA: THE IMPORTANCE OF THE ROLE OF PARENTS IN FORMATION OF YOUTH SPIRITUALITY Silangen, Grey Gratsia; Kwaktolo, Agustinus; Anthoni, Jean
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 8 No 2 (2023): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/ejit.v8i2.167

Abstract

Dalam observasi awal penulis menemukan bahwa di jemaat GKI Emaus km 10 pantai ada sebagian orang tua yang belum menjalankan perananya dengan baik, kurang memperhatikan remaja dan kurang peka terhadap masalah yang dialami remaja karena kesibukan dalam pekerjaan, sehingga berdampak pada kebutuhan mental, kurang kasih sayang, dan spiritualitas remaja tidak terpenuhi dengan baik dan tingkah laku remaja tidak terkendali atau sering dikenal dengan kenalakan remaja . Dengan adanya permasalahan tersebut maka penulis merasa penting untuk melakukan penelitian di Jemaat GKI Emaus km 10 pantai untuk mengetahui bagaimana peranan orang tua dalam pembentukan spiritualitas remaja dan faktor-faktor penyebab menurunnya spiritualitas remaja. Dengan menggunakan penelitian kualitatif yang di mana metode ini dilakukan dengan cara penulis melakukan penelitian secara langsung dengan turun lapangan untuk mengambil data kepada objek yang diteliti. Teknik pengambilan data dengan observasi dan wawancara. Hasil yang didapatkan ditempat penelitian yaitu, dalam lingkungan keluarga ada orang tua yang sudah menjalankan peranannya dengan baik sehingga menghasilkan remaja yang memiliki spiritualitas yang baik pula, tetapi ada juga orang tua yang belum menjalankan peranannya dengan baik yang berdampak pada spiritualitas remaja menjadi buruk. Oleh sebab itu, orang tua harus memahami peranannya dalam keluarga yang adalah dasar dan fondasi bagi pertumbuhan iman keluarga. Serta orang tua harus lebih meningkatkan pereanannya dalam membentuk spiritualitas remaja melalui pengajaran Alkitab.