JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024

PERENCANAAN GEOMETRI JALAN HAULING DARI FRONT PENAMBANGAN KE STOCKPILE PADA PT. XYZ, KOMODITAS BAUKSIT, KECAMATAN SAMALANTAN DAN MONTERADO, KABUPATEN BENGKAYANG, PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Wahyuni, Nur Fitri (Unknown)
WR Wibowo, Yoga Herlambang (Unknown)
., Syahrudin (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Dec 2024

Abstract

PT. XYZ saat ini dalam tahap eksplorasi dan akan dilanjutkan pada tahap konstruksi. Jalan yang direncanakan memiliki panjang 575 meter dan belum dilakukan pengkajian terhadap geometri jalan angkut. Menghitung dan menganalisis geometri aktual serta merencanakan desain geometri jalan tambang sehingga dapat dilalui dumptruck Nissan CWA 260 SX menjadi tujuan penelitian ini. Pengambilan data koordinat dilakukan mengaplikasikan total station dan data diolah dengan bantuan software autocad guna mendapatkan geometri aktual dan perhitungan geometri jalan akan dibandingkan menurut standar AASHTO. Hasil perhitungan dan ana lisis yaitu perencanaan geometri dengan lebar jalan lurus 8,7 meter, jalan tikungan 15,7 meter mempunyaibentuk spiral-spiraldan spiralcircle-spiral, jari-jari tikungan 36 meter, superelevasi 5% dengan beda tinggi 0,78 meter, grade maksimal 8% dan cross slope berkisar antara 2 - 4% dengan beda tinggi 0,087 "“ 0.174 meter. Tanjakan maksimum yang mampu diatasi alat angkut berdasarkan perhitungan rimpull pada gear 1 yaitu 30,32% dan pada gear 2 yaitu 19,32%. Perlu adanya tanggul pengaman dengan lebar 0,760 meter dan tinggi 0,507 meter juga perlu dipasangnya rambu pengaman dilarang berhenti dalam radius 36 meter berdasarkan jarak pandang hentinya . Perencanaan geometri jalan ini perlu dilakukan dengan cara penggalian tanah dengan volume 6.138,742 m 3 dan penimbunan tanah dengan volume 5.348,518 m3.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...