Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penambahan server dalam sistem antrian Toko Pupuk Sumber Tani dengan membandingkan model M/M/1 dan M/M/2. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap waktu kedatangan pelanggan, waktu pelayanan, dan jumlah pelanggan dalam antrian selama periode tertentu. Data dianalisis menggunakan model antrian untuk menghitung parameter kinerja, seperti rata-rata waktu tunggu (Wq), rata-rata jumlah pelanggan dalam antrian (Lq), dan tingkat utilisasi server (ρ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model M/M/2 lebih efektif dalam mengurangi waktu tunggu pelanggan, menurunkan jumlah pelanggan dalam antrian, dan meningkatkan efisiensi pelayanan dibandingkan model M/M/1. Dengan demikian, penambahan server (kasir) selama jam sibuk direkomendasikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan optimalisasi operasional toko. Kata Kunci: Sistem Antrian, Model M/M/1, Model M/M/2, Waktu Tunggu, Efisiensi Pelayanan
Copyrights © 2025