Penelitian ini berjudul “ Tradisi Baarak bako Pada Adat Pernikahan Masyarakat Di Kelurahan Simpang Rumbio Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosesi pelaksanaan tradisi baarak bako serta mendeskripsikan makna simbolik yang terkandung dalam tradisi baarak bako. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori interpretatif simbolik dari Clifford Geertz. Metode yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi baarak bako merupakan sebuah arak-arakan yang dilakukan oleh pihak bako. Prosesi pelaksanaan diawali dengan memanggil orang, memasak nasi kunik, bararak, dan makan bersama. Makna yang terdapat pada tradisi baarak bako yaitu hubungan kedekatan antara anak pisang dan bakonya. Adapun makna dari barang bawaan bako yaitu carano bermakna tanggung jawab, nasi kunik bermakna hubungan kedekatan anak pisang dan bako, katidiang bagatang bermakna khatam al-quran, selimut bermakna kehangatan dan kasih sayang, kado bermakna penghargaan, katidiang hitam bermakna saling berbagi antar esam.
Copyrights © 2025