Konflik antara manusia dan gajah di Desa Muara Sekalo, Jambi, menjadi permasalah penting karena dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat dan kelangsungan hidup gajah Sumatera. Pembukaan lahan untuk perkebunan dan pertanian di sekitar bentang alam Bukit Tigapuluh menyebabkan hilangnya habitat alami gajah, memaksa gajah memasuki area pemukiman dan merusak tanaman pertanian, yang menimbulkan kerugian ekonomi. Mengangkat isu ini untuk meningkatkan kesadaran akan kerusakan habitat dan pentingnya keseimbangan antara manusia dan alam. Film ini menggunakan pendekatan dokumenter ekspositori untuk menyampaikan informasi faktual dan terstruktur tentang konflik tersebut. Dengan narasi puitis dan visual yang mendalam, film ini menggambarkan bagaimana pembukaan lahan mengancam kelangsungan hidup gajah dan dampaknya terhadap kehidupan mereka. Penggunaan voice over memudahkan pemahaman tentang konteks dan dampak konflik ini, serta hubungan antara aktivitas manusia dan kerusakan lingkungan. Pendekatan ini menyampaikan pesan dengan jelas, objektif, dan efektif, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Film ini menegaskan perlunya upaya bersama untuk mengurangi konflik antara manusia dan satwa liar demi keberlanjutan ekosistem.
Copyrights © 2025