Aritmia mengancam jiwa atau disebut juga aritmia lethal merupakan gejala penyakit yang diakibatkan gangguan dari kardiovaskuler. Aritmia lethal, seperti fibrilasi ventrikel dan takikardia ventrikel tanpa denyut, dapat menyebabkan henti jantung jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan perawat dalam melakukan interpretasi dan tatalaksana pasien dengan aritmia lethal melalui kegiatan penanganan pasien aritmia (KENANGAN PAIT). Metode pengabdian yang dilakukan adalah implementasi Kegiatan Penanganan Pasien Aritmia (KENANGAN PAIT). Kegiatan ini diikuti oleh 29 perawat Rumah Sakit Umum Lukas Bangkalan. Rancangan kegiatan pengabdian yaitu mengukur tingkat pengetahuan perawat sebelum dan sesudah diberikan edukasi sebagai salah satu indikator keberhasilan kegiatan ini. Instrumen yang digunakan untuk mengukur pemahaman peserta tentang materi aritmia mengancam jiwa. Kegiatan pengabdian didapatkan bahwa terdapat perbedaan rerata skor pengetahuan tentang aritmia lethal sebelum dan sesudah implementasi KENANGAN PAIT (p-value=0.000; α<0.05). Pengetahuan perawat tentang pengetahuan aritmia lethal meningkat secara signifikan setelah diberikan edukasi dan simulasi video tatalaksana aritmia lethal. Pengetahuan tentang tatalaksana aritmia lethal sangat penting dalam praktik keperawatan bermanfaat untuk deteksi dini, intervensi keperawatan lebih cepat, mencegah kematian mendadak dan komplikasi serius serta dapat memudahkan dalam kolaborasi tim (multidisiplin tim).
Copyrights © 2025