Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek penting dalam mencegah kecelakaan kerja, khususnya di sektor konstruksi yang memiliki risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja di PT. Prima Abadi Jaya, Medan. Penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan 110 responden, yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik multivariat. Hasil menunjukkan bahwa masa kerja <1 tahun (PR = 2,35, p = 0,001), sikap terhadap keselamatan (PR = 2,14, p = 0,002), pelatihan K3 (PR = 2,51, p = 0,002), dan tindakan keselamatan buruk (PR = 2,97, p = 0,006) memiliki hubungan signifikan dengan kecelakaan kerja. Tindakan keselamatan buruk menjadi prediktor utama kecelakaan kerja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan K3, pengawasan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan implementasi budaya keselamatan proaktif. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk mengurangi risiko kecelakaan di tempat kerja.
Copyrights © 2025