Dalam menjalankan operasinya, perusahaan tidak selalu mampu tumbuh dan menghasilkan keuntungan secara ideal. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, perusahaan menawarkan berbagai fasilitas untuk menarik minat konsumen. Namun, jika perusahaan tidak dapat bersaing, hal ini dapat menyebabkan kerugian yang berujung pada potensi kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kemungkinan kebangkrutan pada PT Telkom Indonesia Tbk dengan menerapkan metode Altman Z-Score, yang dianalisis melalui pendekatan kuantitatif. Penelitian ini mencakup periode 2019-2023 dan mencakup analisis terhadap rasio keuangan utama, seperti Working Capital to Total Assets (WC/TA), Held Profit to Add up to Resources (RE/TA), Profit Some time recently Intrigued and Charges to Add up to Resources (EBIT/TA), Advertise Esteem of Value to Add up to Liabilities (MVE/TL), dan Deals to Add up to Resources (S/TA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2019-2020, PT Telkom Indonesia Tbk termasuk dalam kategori perusahaan sehat, ditunjukkan oleh Z-Score yang melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Namun, sejak 2021 hingga 2023, perusahaan memasuki zona abu-abu, yang mencerminkan kondisi keuangan yang kurang stabil dan adanya potensi risiko finansial.
Copyrights © 2025