Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan upah terhadap tingkat pengangguran di Indonesia selama periode 2013–2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), serta sumber internasional lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda, dengan uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif terhadap pengangguran, yang berarti peningkatan inflasi cenderung mengurangi tingkat pengangguran. Sebaliknya, upah memiliki pengaruh positif terhadap pengangguran, menunjukkan bahwa kenaikan upah dapat meningkatkan tingkat pengangguran. Model regresi yang digunakan signifikan, dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,75, yang berarti 75% variasi dalam tingkat pengangguran dapat dijelaskan oleh inflasi dan upah.
Copyrights © 2025