Laporan keuangan merupakan alat utama yang digunakan oleh perusahaan untuk menggambarkan kondisi keuangan dan kinerjanya. Goodwill, sebagai aset tak berwujud yang tercatat dalam laporan keuangan akibat akuisisi, berperan penting dalam memberikan gambaran tentang nilai strategis yang tidak tampak dalam neraca. Artikel ini membahas pengaruh goodwill terhadap kualitas laporan keuangan perusahaan, dengan fokus pada bagaimana pengukuran dan penurunan nilai goodwill dapat mempengaruhi persepsi investor dan keputusan ekonomi lainnya. Dalam kajian ini, dibahas pula metode-metode pengukuran kualitas laporan keuangan melalui rasio-rasio keuangan seperti Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan rasio aset tak berwujud terhadap total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan nilai goodwill yang tidak diantisipasi dapat mengurangi kualitas laporan keuangan, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi keputusan investasi dan persepsi pasar terhadap kinerja perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk mengelola dan melaporkan goodwill secara hati-hati dalam rangka menjaga integritas dan transparansi laporan keuangan mereka.
Copyrights © 2024