Kober Nurul Huda, sebuah lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terletak di pelosok Kabupaten Garut, memainkan peran penting sebagai pintu awal bagi anak-anak di Desa Dangiang untuk mendapatkan pendidikan dasar. Namun, keterbatasan akses ke fasilitas publik dan minimnya dukungan finansial membuat Kober Nurul Huda menghadapi banyak kendala, termasuk kesulitan menyediakan makanan bergizi bagi para muridnya. Hal ini menyulitkan upaya deteksi dini dan pencegahan stunting pada anak-anak dan ibu hamil di wilayah tersebut, meskipun pemerintah telah melaksanakan Program TOSS (Temukan, Obati, Sayangi balita Stunting) sebagai upaya mengatasi masalah stunting. Untuk menanggulangi permasalahan ini, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman akan pentingnya gizi seimbang dalam pencegahan stunting, serta mengoptimalkan penggunaan daun kelor sebagai sumber nutrisi yang potensial. Pelatihan yang diberikan meliputi pembuatan produk moringa latte instan dan penggunaan Solar Dehydrator untuk pengeringan daun kelor. Hasil kegiatan ini menunjukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan pengelola kober dengan nilai N-Gain masing-masing kriteria pretest dan posttest sebanyak 1. Hasil N-Gain ini menunjukan program pelatihan ini sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta dari kondisi awal hingga mencapai nilai maksimal. Setelah melakukan evaluasi pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala hasilnya menunjukan pertumbuhan anak-anak normal dan tidak ditemukan tanda stunting.
Copyrights © 2025