Valorisasi minyak jelantah menjadi biodiesel memerlukan sampel yang bersih. Di Cihurip, sabut kelapa yang berpotensi sebagai adsorben justru menjadi limbah non estetika dan empat tempat wisata juga menjadi sumber limbah botol plastik dan masker bekas. Masyarakat di tempat wisata yang membuang limbah minyak sembarangan juga berpotensi merusak keindahan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya dan cara pemanfaatan limbah botol plastik, sabut kelapa, masker bekas dan minyak goreng, diwujudkan melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan filter minyak jelantah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang bahaya membuang minyak jelantah sembarangan sebesar 21,05%, bahaya sampah botol plastik bagi kesehatan sebesar 52,63%, pemanfaatan kembali sampah masker sebesar 73,68%, cara membersihkan masker bekas sebesar 89,47% dan bahaya pembuangan sabut kelapa secara sembarangan sebesar 73,68%. Tingkat kepuasan peserta pelatihan secara keseluruhan terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencapai 89,47% dan pelatihan diharapkan menjadi inspirasi bagi Karang Taruna dalam menjaga lingkungan, menjaga aset wisata, dan potensi menciptakan ekonomi kreatif berbasis minyak jelantah.
Copyrights © 2025