Banyak sekali manfaat pemberian ASI eksklusif terhadap bayi terutama usia 0-6 bulan, namun kenyataannya masih banyak ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif terhadap bayinya. Berdasarkan keadaan tersebut, penulis sangat tertarik untuk mendalami terkait hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi para ibu sehingga mereka tidak dapat memberikan ASI eksklusif terhadap bayinya. Dari berbagai literatur yang ada, penulis mengambil 5 (lima) literatur dari beberapa artikel seputar hambatan-hambatan pemberian ASI Eksklusif terhadap bayi. Dari hasil telaah dan kajian literatur tersebut, setidaknya terdapat beberapa faktor penghambat pemberian ASI eksklusif. Hambatan internal berasal dari ibu sendiri. Pengetahuan dan informasi yang minim terkait manfaat ASI menjadikan ibu kurang termotivasi untuk memberikan ASI eksklusif terhadap bayinya. Dukungan keluarga yang kurang pun turut menjadikan pemberian ASI eksklusif tidak maksimal, faktor ibu bekerja turut memberikan andil dalam pemberian selain ASI, begitupula kondisi adat dan budaya yang lebih mempercayai mitos sehingga adakalanya bayi usia 0-6 bulan sudah diberi makanan selain ASI (prelakteal). Untuk meminimalisir hambatan tersebut perlu upaya yang masif dalam memberikan informasi dan edukasi bagi ibu dan juga masyarakat luas. Selain itu, dukungan yang kuat dari pemerintah dan juga masyarakat tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif terhadap bayi akan lebih menunjang kondusifitas ibu dalam memberikan ASI terhadap bayinya.
Copyrights © 2025