Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025

Masalah Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi Makanan Rumah Tangga Sebagai Faktor Risiko Kejadian Diare pada Balita

Salindra, Balgis Putri (Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember)
Ma’rufi, Isa (Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember)
Yani, Ristya Widi Endah (Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember)



Article Info

Publish Date
09 Feb 2025

Abstract

Limited access to clean drinking water and low sanitation levels are contributing factors to the high prevalence of waterborne diseases. The purpose of this study was to analyze the correlation between household drinking water and food management and the incidence of diarrhea. This case-control study involved 23 mothers of toddlers who had experienced diarrhea as the case group and 23 mothers of toddlers who had not experienced diarrhea as the control group. Data collection methods included observation and questionnaires. The statistical analysis used the Chi-Square test. The analysis found that the p-value for both drinking water management and household food sanitation was less than 0.001. Therefore, it can be concluded that household drinking water and food sanitation management are significantly correlated with the incidence of diarrhea in toddlers. Therefore, it can be concluded that household drinking water and food sanitation management are risk factors for diarrhea in toddlers.Keywords: toddlers; diarrhea; household; food sanitation; water management ABSTRAK Rendahnya akses terhadap air bersih untuk minum dan rendahnya tingkat merupakan faktor penyebab masih tingginya penyakit yang ditularkan oleh air minum. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis korelasi antara pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga dengan kejadian diare. Penelitian ini merupakan studi case-control, yang melibatkan 23 ibu balita yang pernah menderita diare sebagai kelompok kasus dan 23 ibu balita yang tidak menderita diare sebagai kelompok kontrol. Cara pengumpulan data adalah observasi dan pengisian kuisioner. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil analisis menemukan bahwa nilai p untuk faktor pengelolaan air minum maupun sanitasi makanan rumah tanga adalah kurang dari 0,001. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa pengelolaan air minum dan sanitasi makanan rumah tangga berkorelasi secara signifikan dengan kejadian diare pada balita. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa pengelolaan air minum dan sanitasi makanan rumah tangga merupakan faktor risiko bagi kejadian diare pada balita.Kata kunci: balita; diare; rumah tangga; sanitasi makanan; pengelolaan air

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sf

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical ...