Tulisan ini bertujuan mengungkap makna konotatif yang terkandung dalam gaya bahasa tanya (interrogative) yang ada dalam surat Al-Mulk. Kajian istifham ini di satu sisi memiliki peranan penting sebagaimana peranannya dalam ilmu nawhu sebagai susunan kalimat yang digunakan untuk menggali pemahaman dan informasi (ilmu). Fokus pembahasan yang diangkat dalam tulisan ini setidaknya ada 3 hal yaitu: pertama, membahas tentang ada>t al-istifha>m yang terdapat dalam surat Al-Mulk. Kedua, mengungkap arti konotatif dari gaya bahasa tanya yang digunakan. Dan ketiga, menjelaskan tujuan yang terkandung dari penggunaan makna konotatif tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi pustaka, dan analasis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa dalam surat Al-Mulk terdapat lima jenis adat alistifham, dari kelima ada>t al-istifha>m tersebut semuanya mengandung makna konotatif (maja>zi) dengan tujuan yang berbeda-beda di antaranya bertujuan untuk mengingkari, mencela, menafikan (meniadakan), mengancam, berjanji, menetapkan suatu hukum dan menakutnakuti.
Copyrights © 2021