Bawang merah merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi yang banyak digunakan sebagai tambahan bumbu pelengkap masakan. Budidaya bawang merah membutuhkan faktor penunjang yaitu pupuk. Pupuk yang digunakan para petani kebanyakan dari pupuk kimia sehingga kesubur semakin berkurang dan mengakibatkan pencemaran akibat bahan kimia yang berlebihan. Kulit pisang merupakan limbah yang dapat diolah menjadi pupuk kompos yang menyediakan zat hara bagi tanaman dan dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos kulit pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian dari bulan Maret sampai dengan bulan Juli 2024. Metode penelitian menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, 3 ulangan dan 3 parameter. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian berbagai dosis kompos kulit pisang memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Pemberian kompos kulit pisang dengan dosis 65 gram/polybag memberikan hasil lebih tinggi terhadap tinggi tanaman, bobot basah, berat kering tanaman dan jumlah umbi.
Copyrights © 2025