Deteksi sel yang mengalami proliferasi dapat digunakan untuk mengetahui efek inhibisi atau aktivasi suatu agent atau growth factor, dilakukan dengan melakukan identifikasi diferensiasi dan migrasi sel yang membelah pada satu waktu tertentu. Deteksi sintesis DNA menggunakan 5-Bromo-2'-deoxyuridine (BrdU) dan deteksi Proliferating Cell Nuclear Antigen (PCNA) merupakan metode yang rutin digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengamati struktur ovarium pada tikus dengan pewarnaan hematoksilin eosin dan membandingkan deteksi sel yang berproliferasi pada ovarium tikus dengan metode imunohistokimia BrdU dan PCNA. Pengamatan dilakukan pada irisan jaringan yang dianalisis secara kualitatif meliputi struktur mikroskopis ovarium tikus dan distribusi sel yang berproliferasi pada ovarium tikus dengan antibodi primer anti PCNA dan anti BrdU. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa imunohistokimia BrdU memberikan gambaran yang lebih spesifik pada sel yang berada pada fase S siklus sel.
Copyrights © 2024