Hasrat seksual yang muncul pada saat seseorang memasuki usia remaja dapat menimbulkan perilaku-perilaku ke arah seksual beresiko. Salah satu tindakan preventif dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang reproduksi. Tujuan kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tingkat pertama STIKes Piala Sakti Pariaman tentang kesehatan reproduksi sehingga terhindar dari perilaku seksual beresiko. Metode kegiatan dilakukan dalam 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Intrumen yang digunakan adalah power point text yang berisi materi tentang organ, proses, dan fungsi sistem reproduksi, infeksi menular seksual (IMS), aborsi, dan kekerasan seksual. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalah mahasiswa tingkat pertama (baru masuk) di STIKes Piala Sakti Pariaman yang berjumlah 110 orang. Kegiatan ini telah dilakukan pada hari Kamis tanggal 17 Oktober 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusias dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap kesehatan reproduksi dan seksual beresiko. Kesan mahasiswa dominan (98%) beranggapan bahwa penyuluhan ini sangat penting diberikan pada remaja untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sehingga dapat mencegah diri dari tindakan seksual yang beresiko terhadap diri sendiri dan orang lain. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tingkat pertama STIKes Piala Sakti Pariaman sehingga dapat terhindar dari perilaku seksual yang beresiko.
Copyrights © 2025