Pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap laporan keuangan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis. Salah satu UMKM yang mengalami kendala dalam hal ini adalah usaha pembuatan gula aren milik Pak Bangah. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tidak adanya sistem pencatatan keuangan yang terstruktur, sehingga sulit untuk melacak perkembangan pendapatan dan memahami kinerja usaha secara komprehensif. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai laporan keuangan melalui pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi pengelola, yang diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap produktivitas usaha. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, pelatihan manajemen keuangan dasar, serta pemantauan dan evaluasi pasca-pelatihan. Hasil dari pendampingan menunjukkan adanya peningkatan dalam pengelolaan keuangan, di mana Pak Bangah kini dapat menyusun laporan keuangan sederhana, yang memungkinkan pemantauan yang lebih transparan terhadap kondisi usahanya. Selanjutnya, penting untuk memastikan konsistensi dalam penerapan pencatatan keuangan dan melanjutkan pelatihan lanjutan agar Pak Bangah dapat terus menyesuaikan strateginya dengan perkembangan usaha. Konsistensi dalam praktik ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha gula aren di tengah tantangan pasar yang semakin kompetitif.
Copyrights © 2025