Estuaria merupakan wilayah peralihan tempat bertemunya air sungai yang bersalinitas rendah dengan air laut yang bersalinitas tinnggi. Perubahan Sebaran salinitas yang dinamis di estuaria dapat mempengaruhi kualitas dan pemanfaatan air. Zonasi sebaran salinitas perlu dilakukan agar pemanfaatan lingkungan air dapat dilakukan secara tepat. Nilai salinitas permukaan perairan estuaria didapatkan dari hasil interpretasi citra Landsat 5 TM menggunakan algorithma Wouthuyzen, dkk. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa di estuaria Muaragembong terdapat 4 zona, yaitu: Zona Limnetic, Mexo-Oligohaline, Mexo-Mesohaline, dan Mexo-Polyhaline pada bulan kering. Sedangkan pada bulan basah hanya ditemukan 2 zona, yaitu Zona Mexo- Oligohaline dan zona Mexo-Polihaline. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh keadaan arus permukaan laut, pada saat arus bergerak ke Timur Laut masukan air asin ke wilayah estuaria muaragembong akan lebih banyak sehingga variasi salinitas yang dihasilkan dari pencampuran air lebih tinggi daripada variasi salinitas disaat arus bergerak ke arah Barat Daya dimana masukan air asin dari laut lebih sedikit.
Copyrights © 2015