Ikan kurisi (Nemipterus japonicus) dikenal dengan cita rasa enaknya, menghasilkan limbah terutama dari kepala yang kaya akan gelatin. Gelatin ini diekstraksi menggunakan metode asam untuk membuat edible film. Proses ini tidak hanya mengurangi limbah ikan tetapi juga memanfaatkan potensi gelatin yang sebelumnya terbuang sia-sia. Tujuan penelitian ini adalah membuat edible film dari gelatin kepala ikan kurisi (Nemipterus japonicus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan mengekstraksi gelatin dari kepala ikan kurisi menggunakan HCl 5% dan NaOH 0,3 M, yang kemudian diformulasikan menjadi edible film. Gelatin dan edible film diuji melalui uji pH, viskositas, dan titik leleh (gelatin), serta uji daya serap air, kelarutan dan ketebalan (edible film). FTIR digunakan untuk analisis lebih lanjut untuk menganalisis gugus fungsi. Hasil penelitian ini menunjukkan GKIKMA dan GKIKMB memiliki pH 5,28 dan 6,47, nilai viskositas 60 dan 15 mPa.s dan nilai titik leleh <35ºC. Adapun hasil pengujian terhadap EFKIKMA dan EFKIKMB yaitu nilai daya serap air 12,04% dan 52,58%, nilai kelarutan 94,19% dan 57,22% dan nilai ketebalan 0,20 mm dan 0,11 mm per lembar. Bilangan gelombang dari GKIKMA, GKIKMB, EFKIKMA dan EFKIKMB terbaca pada area sidik jari yaitu 500 cm-1-1500 cm-1.
Copyrights © 2025