Desa Kendal memiliki taman Mahoni yang telah banyak dikunjungi warga dan siswa-siswa dari sekolah sekitar. Meskipun begitu, taman mahoni tersebut belum memiliki daya tarik khusus selain taman yang rindang oleh pohon mahoni dan pemandangan sungai disebelahnya. Workshop tata kelola Desa Wisata ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkait memunculkan daya tarik khusus dan pendukungnya serta pengetahuan tentang pengelolaan dan pengembangan Desa Wisata. Kegiatan ini cukup relevan dilaksanakan mengingat belum ada dari pemerintah desa maupun pengurus taman mahoni yang pernah mengikuti kegiatan semacam ini. Workshop tata kelola desa wisata mutlak diperlukan untuk mengoptimalkan potensi berupa Sumber Daya Alam (SDA), kebudayaan maupun Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Dengan metode ceramah pendekatan partisipatif, materi workshop tata kelola desa wisata ini disampaikan oleh kabid pengembangan pariwisata dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten Lamongan. Dari hasil wawancara dengan Kepala Desa dan Direktur BUMDES yang mengikuti kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui workshop ini, perwakilan masyarakat, pengurus BUMDES dan pemerintah desa memiliki gambaran yang jelas mengenai langkah-langkah merintis, mengelola serta mengembangkan Desa Wisata.
Copyrights © 2024